Mengenal Ransomware dan Upaya Pencegahan Awal

26 Februari 2021 | 613 Kali | Ery Marta

Mengenal Ransomware dan Upaya Pencegahan Awal

Ransomware merupakan jenis malicious software tertentu yang menuntut tebusan finansial dari seorang korban dengan melakukan penahanan pada aset atau data yang bersifat pribadi. Kegiatan penyebaran ransomware dilakukan oleh penyerang atau Threat Actor dengan tujuan utama adalah finansial, oleh karenanya Threat Actor menjadikan data pribadi sebagai ancamannya.

Ransomware merupakan sebuah nama dari kelas malware yang terdiri dari dua kata, ransom (tebusan) dan malware, yang bertujuan untuk menuntut pembayaran untuk data / informasi pribadi yang telah dicuri, atau data yang aksesnya dibatasi (enkripsi). Saat ini, malicious software telah melakukan diversifikasi (usaha memperoleh keuntungan) dengan cara mereka memeras uang dari korban. Orang dapat berargumen bahwa ransomware adalah bentuk pemerasan sederhana yang digunakan untuk pemerasan secara massal, disebarkan ke banyak pengguna dan dibuat lebih efisien dengan memanfaatkan Cryptocurrency untuk anonymity sebuah transaksi. 

Munculnya ransomware telah menjadi sebuah epidemi secara global karena hal tersebut terus memakan banyak korban di seluruh dunia, memaksa perusahaan untuk memutuskan antara mencoba memulihkan data dari cadangan (dan berpotensi kehilangan data penting sejak cadangan terakhir) dan membayar sejumlah besar tebusan kepada peretas. Ransomware telah menjadi berita utama baru-baru ini dengan mengumpulkan korban yang terkenal, termasuk rumah sakit Los Angeles, dan dua rumah sakit Jerman. Dari CryptoLocker, Locky, dan Kovter, hingga serangan baru-baru ini yang memanfaatkan CryptXXX, dan Petya. Pada tahun 2017, Rumah Sakit Kanker Dharmais dan Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta terkena ransomware Wannacry yang mengakibatkan beberapa database pasien pada komputer tidak dapat diakses. Malware bermodus menyandera data dan meminta tebusan uang itu telah mengunci sistem dan data pasien dengan meminta uang Rp 4 juta sebagai tebusan.

Itu adalah sedikit contoh ransomware yang terjadi, untuk melakukan pencegahan ada beberapa cara yang bisa dilihat pada gambar.

Semoga bermanfaat

 

Link Sumber

https://govcsirt.bssn.go.id/penanganan-dan-pencegahan-insiden-ransomware/
Share Artikel Ini :


Sekretariat CIRT Buleleng

Jalan Pahlawan No.1 - Singaraja
Kabupaten Buleleng
Bali

Sosial Media
Tentang Kami

Program inovasi Bidang Persandian berbasis kinerja utama dan unggulan Dinas Kominfo dan Persandian Kab. Buleleng adalah Satgas Cyber Incident Response Team (CIRT) merupakan tim kolaborasi yang bersinergi dalam merespon cepat penanganan kejahatan siber untuk mengawal pimpinan dan generasi millenial dari selengkapnya...