Waspada WhatsApp Pink, Virus yang Bisa Ambil Alih Akun Hanya dengan Klik Link

21 April 2021 | 303 Kali | Ery Marta

Waspada WhatsApp Pink, Virus yang Bisa Ambil Alih Akun Hanya dengan Klik Link

Belakangan ini kembali muncul kejahatan siber, yaitu yang bertujuan untuk meretas akun WhatsApp. Peneliti keamanan siber telah menemukan sebuah aplikasi bernama WhatsApp Pink yang diklaim berbahaya. WhatsApp Pink ini diyakini dapat mencuri data setelah diinstall dan memungkinkan hacker mendapatkan akses ke ponsel pengguna. Penipuan ini berisi link yang jika diklik akan mengarahkan pengguna untuk mengunduh file APK. Link ini menyebar lewat grup WhatsApp dan sudah ada beberapa pengguna yang menyebarkannya tanpa mengetahui bahaya di balik link ini. Selain menawarkan tema baru WhatsApp berwarna merah muda, penipuan WhatsApp Pink ini juga menjanjikan fitur-fitur baru. 

Untuk mengelabui korban dan terlihat meyakinkan, link ini menyamar sebagai update resmi dari WhatsApp. Hal ini pertama kali dibagikan oleh Rajshekhar Rajaharia selaku peneliti keamanan siber asal India. Informasi ini dibagikan langsung melalui akun Twitter miliknya. 

"Beware of @WhatsApp Pink!! A Virus is being spread in #WhatsApp groups with an APK download link. Don't click any link with the name of WhatsApp Pink. Complete access to your phone will be lost. Share with All..#InfoSec #Virus @IndianCERT @internetfreedom @jackerhack @sanjg2k1 pic.twitter.com/KbbtK536F2"

Rajshekhar Rajaharia (@rajaharia) April 17, 2021

"Hati-hati dengan WhatsApp Pink!! Virus sedang menyebar di grup WhatsApp dengan link download APK,” “Jangan klik link apapun dengan nama #WhatsAppPink. Akses penuh terhadap ponsel kalian akan hilang," kata pakar keamanan siber Rajshekhar Rajaharia dalam postingannya di media sosial Twitter.

 

Apabila kamu mengklik link tersebut, hacker akan mengambil kendali perangkatmu. Imbasnya, kamu akan kehilangan akun WhatsApp selamanya beserta data yang ada pada akunmu. Menurut Director Voyager Infosec Jiten Jain, penipuan seperti WhatsApp Pink ini mirip seperti kasus WhatsApp Gold yang sudah lama beredar. Kedua kasus ini sama-sama menyamarkan malware sebagai aplikasi palsu yang menawarkan fitur WhatsApp.

Jain pun menyarankan pengguna WhatsApp agar tidak menginstal APK atau aplikasi lainnya di sumber yang tidak resmi, dan hanya menginstal aplikasi di Google Play Store atau Apple App Store.

"Aplikasi jahat seperti ini bisa digunakan untuk menyusup ke dalam ponsel kalian dan mencuri data pribadi seperti foto, SMS, kontak, dan lain-lain," kata Jain dikutip dari Detik hari Selasa 20 April 2021.

"Malware berbasis keyboard bisa digunakan untuk memonitor semua yang kalian ketik. Ini bisa digunakan untuk menangkap dan mencuri password bank," imbuhnya.

Jika terlanjur mendownload WhatsApp pink ini  segera hapus browser cache yang ada di pengaturan, cek perizinan untuk semua aplikasi, jika terlihat pengaturan perizinan aplikasi banyak yang berubah, segera ganti agar peretas tidak bisa melanjutkan aksinya lebih jauh.

Link Sumber

https://teknologi.id/aplikasi/jangan-klik-link-whatsapp-pink-ini-atau-akunmu-akan-diretas https://twitter.com/rajaharia/status/1383476641293168640
Share Artikel Ini :


Sekretariat CIRT Buleleng

Jalan Pahlawan No.1 - Singaraja
Kabupaten Buleleng
Bali

Sosial Media
Tentang Kami

Program inovasi Bidang Persandian berbasis kinerja utama dan unggulan Dinas Kominfo dan Persandian Kab. Buleleng adalah Satgas Cyber Incident Response Team (CIRT) merupakan tim kolaborasi yang bersinergi dalam merespon cepat penanganan kejahatan siber untuk mengawal pimpinan dan generasi millenial dari selengkapnya...