Ciri - Ciri Online Shop Yang Kemungkinan Palsu (Fake Shop)

19 Juli 2021 | 3673 Kali | Ery Marta

Ciri - Ciri Online Shop Yang Kemungkinan Palsu (Fake Shop)

Halo Sahabat CIRT Buleleng, mungkin ada diantara sahabat pernah mengalami pengalaman buruk dalam berbelanja online, kebanyakan di media sosial IG dan FB. Saat ini kemudahan melakukan transaksi belanja online yang tersedia saat ini memberikan celah bagi oknum penipu dalam menjalankan aksi mereka. Bahkan, jika sudah ketahuan, oknum penipu ini masih akan membuat modus baru untuk calon korban baru mereka. Sebagai calon pembeli, Anda setidaknya perlu mengetahui ciri-ciri online shop penipu. Pasalnya, kasus penipuan online ini dapat terjadi kapan saja dan dapat dialami siapa saja. Berikut ini beberapa ciri-ciri online shop penipu yang paling mudah dilihat.

1. Harga produk tidak wajar

Jebakan harga murah atau promosi menarik yang tidak wajar merupakan ciri-ciri online shop penipu di Instagram yang paling mudah dilihat. Modus ini biasanya dilakukan oleh oknum penipu agar Anda jadi lebih mudah tergiur dan tanpa pikir panjang membeli produk di online shop palsu tersebut. Oknum penipu akan memanfaatkan pemikiran Anda yang merasa telah beruntung mendapatkan harga murah dibawah pasaran. Alhasil, konsumen sudah terlanjur melakukan transaksi sebelum memeriksa keabsahan online shop tersebut.

2. Followers palsu

Jika faktor harga masih dirasa kurang membuktikan apakah sebuah online shop palsu, Anda perlu melihat followers online shopnya. Untuk melancarkan aksinya, oknum penipu akan melakukan segala cara, termasuk membeli followers palsu untuk menarik perhatian korban. Cara melihat apakah suatu online shop memiliki followers palsu adalah dengan mengecek jumlah komentar dan like di setiap unggahannya. Jika sebuah online shop memiliki followers puluhan ribu namun jumlah likenya hanya belasan orang, Anda harus berhati-hati dengan online shop tersebut. Selain itu, untuk mengetahui apakah followers di suatu online shop palsu, Anda juga bisa cek tanggal bergabung akun Instagram online shop tersebut. Sangat mencurigakan apabila akun yang baru bergabung tetapi sudah memiliki banyak followers.  

3. Kolom komentar dinonaktifkan

Ciri-ciri penipu online shop di Instagram yang berikutnya adalah kolom komentar unggahannya yang dinonaktifkan. Alasan terbesar mengapa online shop menonaktifkan kolom komentar mereka adalah karena adanya komentar buruk yang ditulis oleh korban-korban sebelumnya. Untuk menghindari kedoknya terbongkar, oknum penipu pun memilih untuk menonaktifkan kolom komentar di akun mereka. Oleh karena itu, jika Anda melihat online shop di Instagram yang menonaktifkan kolom komentarnya, sebaiknya carilah online shop lain.

4. Testimoni dan rekening mencurigakan

Testimoni pembeli yang mencurigakan menjadi salah satu ciri-ciri penipu online shop. Testimoni palsu biasanya menggunakan bahasa yang berlebihan tanpa penjelasan pengalaman secara rinci. Selain itu, foto dan kalimat testimoni yang tercantum terlihat tidak asing karena sama persis dengan yang termiliki toko lain. Selain testimoni, rekening yang mencurigakan juga menjadi ciri penipuan lainnya. Anda perlu mengecek rekening yang digunakan penjual secara online melalui website-website yang menyediakan layanan ini. Di website ini akan muncul laporan mengenai rekening tersebut, termasuk ada atau tidaknya laporan penipuan dari korban sebelumnya.  

5. Feed tidak menarik

Ciri-ciri penipu online shop di Instagram misalnya, yang terakhir adalah feed yang tidak menarik. Para penjual yang memang serius mengelola tokonya tentu akan menampilkan feed terbaik mereka. Dengan feed yang menarik, penjual berharap dapat menarik perhatian calon pembeli. Setidaknya untuk membuat pembeli tertarik mampir dan melihat-lihat produk di toko mereka.

6. Mereka melayani konsultasi 24 jam

Tidak ada olshop yang menerapkan layanan 24 jam. Bahkan jarang sekali ditemukan. Kalau akun olshop menghubungimu di luar jam biasanya, sebaiknya kamu curiga. Jam normal konsultasi biasanya di antara pukul 09.00-19.00 dari hari Senin-Sabtu. Sebaliknya, oknum penipu justru tidak tertarik dengan estetika toko palsunya. Biasanya, online shop yang benar-benar dikelola oleh pemiliknya akan memiliki foto profil, logo, dan feed yang dirancang dengan baik. Selain itu, kualitas foto produk yang diunggah pun sangat perhatikan.

7. Mereka justru fokus pada pembayaran

Kalau olshop yang serius, dia akan memperlakukan pembelinya dengan sangat baik. Seperti sabar menanggapi pertanyaan dan komplain pembeli. Tetapi jika akun olshop tidak menjelaskan secara rinci tentang produknya, tetapi langsung menawarkan transaksi pembayaran, wajib curiga ya.

Semoga bermanfaat.

Link Sumber

Admin CIRT Buleleng
Share Artikel Ini :


Sekretariat CIRT Buleleng

Jalan Pahlawan No.1 - Singaraja
Kabupaten Buleleng
Bali

Sosial Media
Tentang Kami

Program inovasi Bidang Persandian berbasis kinerja utama dan unggulan Dinas Kominfo dan Persandian Kab. Buleleng adalah Satgas Cyber Incident Response Team (CIRT) merupakan tim kolaborasi yang bersinergi dalam merespon cepat penanganan kejahatan siber untuk mengawal pimpinan dan generasi millenial dari selengkapnya...